Tempo.Co

Bom di Manchester Ancaman bagi Kemanusiaan
Rabu, 24 Mei 2017
Ketua DPR Terima Kunjungan Presiden Lithuania

Duka kembali menyelimuti dunia, khususnya Kota Manchester, Inggris. Lebih-kurang 20 orang tewas dan 50 lain luka-luka akibat ledakan bom yang mengguncang Manchester Arena dan sekitarnya pada Senin, 22 Mei 2017, waktu setempat. 

Ketua DPR Setya Novanto mengatakan kejadian ini adalah ancaman bagi kemanusiaan dan usaha-usaha dalam rangka menjaga keamanan dan kondusivitas global yang sedang digalakkan saat ini. "Tentu saja kita tidak bisa menerima alasan apa pun di balik perilaku brutal dan keji ini. Siapa pun di balik kejadian ini, mereka adalah penebar teror bagi warga dunia. Mereka adalah teroris yang menghadirkan kekhawatiran dan ketakutan bagi masyarakat," ujarnya.

Meskipun tetap menanti hasil penyelidikan aparat setempat, Setya mengutuk segala aksi yang mengedepankan kekerasan dan mengakibatkan korban jiwa. "Kejadian di Manchester dan Inggris secara umum tidak henti membuat kita meningkatkan kewaspadaan yang tinggi," katanya.

Para penebar teror yang mengancam ketenteraman, kedamaian, dan keamanan senantiasa bisa muncul setiap saat. Karena itu, berbagai potensi yang mengarah pada hal tersebut perlu diwaspadai. "Kita perlu meningkatkan dukungan penuh kepada aparat keamanan untuk bekerja dalam rangka menjaga keamanan dari segala potensi ancaman," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Setya kembali mengimbau agar aksi teror seperti ini tidak dikait-kaitkan dengan sentimen keagamaan. Sebab, menurut Setya, tidak ada agama apa pun di dunia ini yang mengajarkan kekerasan, apalagi aksi terorisme untuk menyelesaikan sebuah masalah.

"Saya turut berduka cita atas kepedihan ini. Semoga para korban mendapatkan tempat layak di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi aksi biadab ini," tuturnya.

Dia berharap semua masyarakat dan warga negara selalu bekerja sama dengan pihak keamanan jika menengarai adanya potensi-potensi yang bisa menimbulkan keresahan ataupun mengganggu keamanan.

"Kita berduka atas kejadian di Manchester, Inggris. Semoga kejadian ini mampu meningkatkan kewaspadaan kita bersama," katanya (*)