Tempo.Co

Paripurna DPR, Pandangan Pemerintah Akan Dibahas Lebih Lanjut
Selasa, 06 Juni 2017
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan menjelaskan, pandangan pemerintah tersebut akan dibahas lebih lanjut sesuai peraturan.

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) masa persidangan V pada 2016-2017 memasuki edisi ke-27. Rapat paripurna yang digelar pada Selasa, 6 Juni 2017 itu dipimpin Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan. Dalam rapat itu, Taufik turut didamping empat pimpinan lainnya, yakni Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Fadli Zon, dan Agus Hermanto.

"Agenda rapat mendengarkan tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi atas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal RAPBN pada 2018," ujar Taufik membuka sidang.

Pemerintah diwakili Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan paparan kepada ratusan anggota DPR yang hadir pada rapat paripurna kali ini. Atas masukan yang diberikan kepada pemerintah dari tiap fraksi di DPR, Sri Mulyani mengucapkan terima kasih dan menjadikan masukan sebagai pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

"Menanggapi pandangan Fraksi PDIP, PG, Gerindra, PKS, PD, PAN, PKB, dan Nasdem terkait dengan asumsi inflasi, pemerintah sepakat bila potensi risiko inflasi perlu terus dikendalikan melalui peningkatan kapasitas produksi," ujar Sri Mulyani. Selain itu, dalam paparannya, Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah mengapresiasi pandangan Fraksi PDIP, PG, PKS, PD, PAN, serta PKB terkait dengan perlunya menjaga nilai tukar rupiah.

Setelah mendengarkan paparan dari pemerintah, di akhir rapat paripurna, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menjelaskan, pandangan pemerintah tersebut akan dibahas lebih lanjut sesuai peraturan. (*)