Tempo.Co

Perusahaan di Indonesia Harus Utamakan Pekerja Lokal
Jumat, 27 Oktober 2017
Ketua Tim Kunspek Komisi IX DPR

Wakil Ketua Komisi IX DPR Ermalena mengingatkan agar perusahaan yang ada di Indonesia untuk lebih mengutamakan pekerja lokal sebagai karyawannya. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah. 

Hal ini diungkapkannya usai meninjau  PT Meares Soputan Mining di Lukupang Timur,  Kabupaten Minahasa Utara, Kamis, 26 Oktober 2017. Dia menegaskan bahwa perusahaan pertambangan semestinya diisi oleh putra lokal dan bukan pekerja asing. "Perusahaan tambang semestinya mengakomodir anak-anak putra daerah sini. Ini menjadi pentinng untuk diperhatikan," ujarnya.

Politisi PPP ini yakin bahwa untuk di beberapa posisi penting perusahaan tambang bisa diisi oleh masyarakat lokal sehingga lebih memberikan asas manfaat. "Di level tertentu memang bisa diisi anak-akan kita sendiri (putra daerah).  Sehingga, transfer knowledge dari tenaga kerja asing ke tenaga kerja lokal harus dilakukan secara sungguh-sungguh," ucapnya.

Dia juga mendorong agar pemerintah mampu mendirikan sekolah penambangan khusus di daerah yang memiliki sumber daya alam sebagai area penambangan. Ini penting untuk menghasilkan sumner daya manusia (SDM) yang dibutuhkan di tengah persaingan global yang berbasis kompetensi. "Semestinya, sekolah pertambangan harus dibangun di daerah-daerah yang ada sumber daya tambangnya. Jadi kita punya SDM yang cukup," katanya.

Usai melakukan peninjauan, Tim Komisi IX DPR memperoleh informasi bahwa jumlah pekerja di PT Meares Soputan Mining sebanyak 693 pekerja dengan komposisi pekerja lokal berjumlah 599, pekerja non-lokal 84 dan pekerja asing berjumlah 10 orang. (*)