Tempo.Co

Pembangunan di Papua Seharusnya Melibatkan Masyarakat Lokal
Kamis, 09 Agustus 2018
Komisi V DPR RI meninjau sejumlah sarana dan prasarana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020, diantaranya Stadion Istora Papua Bangkit dan Jembatan Holtekamp, Kamis, 9 Agustus 2018. Foto Dok. DPR

INFO DPR - Pembangunan infrastruktur yang sedang giat dilakukan pemerintah harus melibatkan masyarakat lokal. Menurut Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis, hal ini merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat setempat termasuk bagi pengusaha daerah.

Para pengusaha daerah harus betul-betul dilibatkan dalam proses pemberdayaannya. Apalagi dalam proyek yang dikerjakan BUMN. DPR mendorong agar pengusaha daerah diberi sub pekerjaan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terutama pengusaha daerah sehingga pengembangan infrastruktur membawa dampak ekonomi.

“Karena kalau tidak diberi kesempatan, maka hanya akan terus menjadi penonton,” kata Fary saat memimpin kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Jayapura, Provinsi Papua, belum lama ini.

Menurut Fary dengan keterlibatan elemen itu, masyarakat tidak hanya menikmati hasil, tetapi juga bisa terlibat dalam proses pengerjaan. Sebagaimana yang diamanatkan undang-undang, bahwa pengusaha daerah harus dilibatkan dalam setiap pembangunan.

“Dukungan anggaran di Papua cukup besar beberapa tahun terakhir ini.  Sehingga, besarnya kucuran dana tersebut diharapkan dapat membawa multiplier effect bagi  perekonomian di daerah setempat,” ucap dia.

Kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Papua ini meninjau sejumlah sarana dan prasarana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020, diantaranya Stadion Istora Papua Bangkit dan Jembatan Holtekamp sebagai salah satu sarana pendukung.

Selain itu, Tim Kunker juga meninjau sejumlah jalan nasional dan bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, Papua. Komisi V DPR RI mendukung percepatan infrastruktur, khususnya pembangunan transportasi darat di Kabupaten Yahukimo untuk menunjang mobilisasi masyarakat yang masih terkendala akses. Ikut serta dalam kunker ini Anggota Komisi V DPR RI, diantaranya Willem Wandik, Jhon Siffy Mirin, Subarna, Rahmat Nasution Hamka, Andi Iwan Darmawan, serta Henky Kurniadi. (*)