Tempo.Co

Expo 'DPR Peduli Huntara for NTB' Adalah Ikhtiar Berlanjut DPR
Kamis, 20 September 2018
Acara Expo DPR Peduli Huntara for NTB di pelataran Nusantara II Gedung DPR RI, Kamis, 20 September 2018 adalah ikhtiar berlanjut atas kepedulian terhadap Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto Dok. DPR RI

INFO DPR - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Fahri Hamzah mengatakan Expo DPR Peduli Huntara for NTB adalah ikhtiar berlanjut DPR RI atas kepedulian terhadap Nusa Tenggara Barat (NTB), yang belum lama diguncang gempa bumi. Acara pameran Huntara for NTB ini digelar di pelataran Nusantara II Gedung DPR RI, Kamis, 20 September 2018 hingga Jumat, 21 September 2018.

"Ini adalah ikhtiar berlanjut kita yang terus dilakukan, karena kita tahu dampak dari gempa yang datang beruntun di NTB. Dan, dalam acara ini kita juga sengaja mendatangi pihak-pihak terkait NTB yang sangat paham akan daerahnya," kata Fahri dalam talkshow DPR Peduli Huntara for NTB yang dibuka oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Menurut Fahri yang berasal dari dapil NTB itu, pemerintah daerah atau pemda yakni gubenur, walikota maupun camat dan lurah lebih merasakan penderitaan rakyatnya. Maka, pemda setempat harus didengar masukannya. Dengan demikian dapat dibuat disain dan mencari solusi bagi masyarakat Lombok dan Sumbawa yang rumahnya terkena dampak gempa.

"Karena, ada pemerintah tidak punya uang. Maka sampai rapat dengan 16 kementerian, begitu saya kejar memang tidak bisa menjawab problem ini. Sebenarnya uangnya berapa dan niat tidak membiayai?," katanya.

Sementara itu dari data lapangan, untuk membangun rumah tentu harus ada dana yang ditransfer. Masyarakat pun telah diverifikasi pemda, difoto rumah dan kondisinya.  Namun, faktanya, belum ada uang yang diterima rakyat untuk pembangunan rumah.

Oleh karena itu dia berharap masyarakat yang berkelebihan menyumbangkan dananya untuk membantu masyarakat NTB membangun rumahnya kembali Selain tentu salah satu targetnya adalah meminta agar pemerintah segera mentrasfer dana untuk membangun rumah warga. (*)