Tempo.Co

DPR Komitmen pada Kepentingan Bangsa
Jumat, 04 Oktober 2019
DPR harus komitmen pada kepentingan bangsa.

INFO DPR - Banyak kritik yang ditujukan kepada DPR RI. Bahkan belum lama ini, protes pada kinerja legislasi DPR RI diwujudkan melalui aksi turun ke jalan atau demonstrasi. Tak hanya di Jakarta saja, aksi ini sudah menjalar ke berbagai daerah. Bahkan salah satu ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) meneriakkan mosi tidak percaya kepada DPR RI.

Menjawab semua itu, Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 terpilih Rachmad Gobel, menegaskan tuntutan tersebut harus dijawab oleh seluruh Anggota DPR dengan kerja keras, komitmen serta integritas. Terlebih lagi, Presiden Joko Widodo menurutnya sudah berhasil menunjukkan integritas dan komitmennya kepada bangsa dan negara.

“Presiden kita sudah berhasil menunjukkan integritasnya, komitmennya. Nah kita harus menyesuaikan dengan komitmennya dengan apa yang telah dilakukan oleh presiden. Menurut saya, kalau kemitraan antara DPR dengan pemerintah ini bisa kita angkat dan kita tunjukkan, ini akan lebih bagus. Dampak positifnya akan besar,” kata Gobel usai penetapan Pimpinan DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019.  

Selain itu, dalam menjalankan fungsi DPR, akan lebih mudah bila dikerjakan dengan bergotong royong. Semuanya harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dibandingkan kepentingan pribadi ataupun partai.

“Pastinya nanti ada lobi-lobi politik, untuk menyamakan hati kita, menyamakan persepsi kita. Kita harus duduk bersama mengutamakan kepentingan nasional,” imbuhnya.

Rachmad Gobel pernah menjabat Menteri Perdagangan pada awal pemerintahan Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla dari kalangan nonparpol. Kemudian ia dilirik oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) untuk berkompetisi pada pemilihan legislatif 2019 di dapil Gorontalo dan berhasil melenggang ke Senayan dengan memperoleh 146.067 suara dari total 721.032 suara sah. (*)